Olah raga
Meningkatkan kebugaran, kekuatan, kelincahan, koordinasi, dan kemampuan bela diri.
Perguruan Pencak Silat Karomah
Wadah pembinaan pencak silat yang memadukan gerak tubuh, ketajaman rasa, kedisiplinan, akhlak, dan persaudaraan.
PPSK Gerak Rasa Sulapa Appa memandang pencak silat bukan sekadar kemampuan bela diri, tetapi sarana membentuk manusia yang mengenal dirinya, mengendalikan dirinya, menghormati sesama, dan menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab.
Gerak melatih tubuh. Rasa melatih kepekaan batin. Keduanya diarahkan agar seimbang antara kekuatan, pengendalian diri, keberanian, kerendahan hati, dan tanggung jawab.
Menjadi wadah pembinaan pencak silat yang membentuk insan berkarakter, berdisiplin, memiliki kemampuan bela diri, mampu mengendalikan diri, serta menjunjung tinggi persaudaraan dan nilai-nilai kebaikan.
Gerak tanpa rasa dapat menjadi kekuatan tanpa kendali.
Rasa tanpa gerak dapat menjadi kesadaran tanpa tindakan.
Latihan menjadi jalan memahami kelemahan, kekuatan, emosi, pikiran, ego, dan reaksi diri saat menghadapi tekanan.
Dimensi spiritual. Pembinaan diarahkan pada kesadaran diri, pengendalian hawa nafsu, akhlak, dan hubungan manusia dengan Allah. Ketenangan jiwa (nafs al-muthma'innah) tidak berhenti pada istilah, tetapi diwujudkan lewat akhlak, kejujuran, kesabaran, tanggung jawab, dan perbuatan baik.
Setiap anggota dibina lewat empat unsur yang berjalan bersamaan.
Meningkatkan kebugaran, kekuatan, kelincahan, koordinasi, dan kemampuan bela diri.
Membangun kemampuan memahami situasi, mengendalikan tindakan, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab.
Melatih kepekaan, kesadaran diri, pengendalian emosi, empati, dan ketenangan.
Menanamkan sikap hormat, disiplin, rendah hati, jujur, bertanggung jawab, dan tidak menyalahgunakan ilmu.
Perguruan ini pernah berganti nama dan tempat latihan. Tiga babak perjalanannya:
Lahir dari perguruan induk Majlis Kekeluargaan yang berkedudukan di Cakung, Jakarta, dengan guru BP. Albasri (Mbah Priok).
Didirikan di Manggar, Balikpapan. Tempat latihan di rumah almarhum Puto Suing, dengan lapangan latihan di belakang Asrama Haji Manggar.
Berganti nama menjadi Perguruan Walli Pitu, didirikan di Pulau Masudu, Desa Terapung. Pada masa ini jumlah murid mencapai yang terbanyak.
Berganti nama menjadi PPSK Gerak Rasa, berlokasi di Perumahan Kamboja, Desa Terapung, hingga sekarang.
Gerak Rasa mengajarkan siapa yang bergerak dan siapa yang menggerakkan, lalu menerapkannya dalam pencak silat Gerak Karomah sebagai pembuktian: pencak silat yang menggerakkan dirinya sendiri, berbeda dari pencak silat pada umumnya.
Pendiri dan penanggung jawab PPSK Gerak Rasa. Perguruan rutin mengadakan pengobatan massal gratis ke daerah seperti Kabaena (Wulu), Maginti, dan Lora.
Kegiatan yang dijalankan dan dikembangkan PPSK Gerak Rasa Sulapa Appa.
Dokumentasi latihan dan kegiatan perguruan.
Isi formulir singkat. Pesan pendaftaran akan terbuka di WhatsApp dan tinggal Anda kirim ke pengurus.